Manajemen S1
Pegendalian Mutu Proses Produksi Pad(Busa) Pada Divisi Urethane Pada PT Suzuki Indomobil Motor Plant Tambun II
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengendalian mutu proses produksi busa dilakukan dan mengetahui penyebab kecacatan dapat terjadi dengan menggunakan alat bantu pengendalian seperti Flow chart, p-chart, diagram fishbone, diagram pareto pada PT Suzuki Indomobil Motor PLant Tambun II.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tujuan untuk menemukan informasi dengan cara mendeskripsikan,menganalisis suatu fenomena atau social function tentang apa yang terjadi dan melalui data yang didapat sehingga nantinya akan dapat mengetahui dan mengidentifikasi masalah yang terjadi dengan flow chart, p-chart, diagram fishbone, diagram pareto.
berdasarkan hasil analisis menggunakan flow chart, pengendalian mutu pada divisi urethane masih belum cukup terkendali, masih kurangnya supervisi pada langkah pengendalian mutu tersebut. Pada grafik kendali p-chart pun menunjukkan masih adanya batas-batas yang berada di luar garis yang menunjukkan bahwa grafik tidak terkendali. Pada perhitungan ini didapatkan nilai CL=P sebesar 0.0401 dan ada 8 titik yang berada di luar batas kendali baik UCL dan LCL. Dengan batas Upper Control Limit (UCL) sebesae 0.04865, dan batas Lower Control LImit (LCL) dengan sebesar 0.3155. Untuk alat pengendalian diagram fishbone dapat diketahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecacatan seperti manusia, material, metode, dan mesin yang nantinya perusahaan dapat mengambil tindakan pencegahan terulangnya kecacatan terjadi dan tindakan perbaikan apa yang akan dilakukan.Untuk alat pengendalian diagram pareto diketahui persentase kecacatan untuk jenis Hike(Collapse sebagian) 51.48%, Ketsuniku(Kekurangan material)27.40%, dan Yabure (Break off/sobek) 21.12%
Tidak tersedia versi lain