Akuntansi S1
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Penilaian Auditor Eksternal Atas Risiko Kecurangan
Kecurangan pelaporan keuangan telah menjadi perhatian bagi profesi akutansi di indonesia. Profesi akutansi secara khusus menertbitkan Standar Audit seksi 316 sebagai respon munculnya kecurangan pelaporan keuangan. Salah satu aturan dari standar tersebut ialah pembahasan mengenai penilaian risiko kecurangan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh skeptisisme profesional, independensi, narsisme klien, dan tekanan waktu terhadap penilaian risiko kecurangan. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menyebarkan kuesioner kepada auditor yang bekerja di wilayah DKI Jakarta. Total responden penelitian ini sebanyak 120 auditor. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi berganda dengan menggunakan software spss versi 22.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skeptisisme profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap penilaian risiko kecurangan, independensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penilaian risiko kecurangan, narsisme klien berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penilaian risiko kecurangan, serta tekanan waktu berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penilaian risiko kecurangan.
Kata Kunci : skeptisisme profesional, independensi, narsisme klien, tekanan waktu, penilaian risiko kecurangan oleh auditor.
Tidak tersedia versi lain