Manajemen S1
Pengaruh Reward dan Perceived Overqualification terhadap Work Engagement pada Karyawan Generasi Z di Kabupaten Bekasi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Work Engagement dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya pada karyawan Generasi Z. Hasil prasurvei menunjukkan bahwa Work Engagement karyawan Generasi Z di Kabupaten Bekasi masih perlu ditingkatkan. Selain itu, Reward dan Perceived Overqualification menjadi faktor yang dipilih responden sebagai faktor yang memengaruhi Work Engagement. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Reward dan Perceived Overqualification terhadap Work Engagementpada karyawan Generasi Z di Kabupaten Bekasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring kepada 120 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Responden merupakan karyawan Generasi Z yang aktif bekerja dan berdomisili di Kabupaten Bekasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLSSEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.1.1.8.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap Work Engagement, dengan koefisien jalur sebesar 0,695, Tstatistik sebesar 10,113, dan P-value sebesar 0,000. Dengan demikian, H1 diterima. Sementara itu, Perceived Overqualification juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Work Engagement, dengan koefisien jalur sebesar 0,164, T-statistik sebesar 2,882, dan P-value sebesar 0,004 sehingga H2 diterima. Nilai R-Squaresebesar 0,609 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 60,9% variasi Work Engagement, sedangkan 39,1% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain