Manajemen S1
PENGARUH FEAR OF MISSING OUT DAN FANATISME TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TIKET KONSER K-POP (STUDI KASUS PADA SEVENTEEN RIGHT HERE DI JAKARTA)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan fanatisme terhadap keputusan pembelian tiket konser Seventeen Right Here di Jakarta. Populasi penelitian ini adalah penggemar Seventeen atau Carat yang mengetahui konser Seventeen Right Here di Jakarta dan pernah melakukan pembelian tiket melalui kanal penjualan resmi.\r\nPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data penelitian berupa data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Penentuan jumlah sampel minimum menggunakan rumus Lemeshow karena jumlah populasi target tidak diketahui secara pasti. Hasil perhitungan memperoleh jumlah minimum 96,04 responden yang kemudian dibulatkan menjadi 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0 melalui pengujian outer model, inner model, dan bootstrapping.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FOMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian tiket konser Seventeen Right Here di Jakarta dengan nilai original sample sebesar 0,457, t-statistic sebesar 6,220, dan p-value 0,000. Fanatisme juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai original sample sebesar 0,349, t-statistic sebesar 4,144, dan p-value 0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi Fear of Missing Out dan fanatisme yang dirasakan penggemar, semakin kuat pula kecenderungan keputusan pembelian tiket konser Seventeen Right Here di Jakarta.\r\nDaftar Pustaka: 34 (1979-2026)
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain