Manajemen S1
Pengaruh Pelatihan Kerja dan Pengembangan Karier terhadap Kinerja Pegawai pada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Adanya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelatihan kerja dan pengembangan karier terhadap kinerja pegawai pada Biro Hukum Kementerian Kesehatan RI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Dengan data yang digunakan yaitu data primer atau data serta informasi yang diperoleh secara langsung dari narasumber. Dalam penelitian ini data yang diperoleh dari jawaban responden melalui kuesioner dengan format google form yang disebarkan kepada para pegawai Biro hukum Kementerian Kesehatan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 48 responden yang diambil metode sampel jenuh. Data analisis menggunakan analisis regresi linear berganda dan menggunakan aplikasi SPSS untuk menguji data kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pengembangan karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, pelatihan kerja dan pengembangan karier berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 29,8% menunjukkan bahwa variabel pelatihan kerja dan pengembangan karier secara bersama-sama dapat menjelaskan variasi pada kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Tidak tersedia versi lain