Manajemen S1
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Guru SDN Mustikajaya III dan SDN Mustikajaya VII Kota Bekasi
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam
penelitian ini yaitu seluruh guru yang mengajar di SDN Mustikajaya III dan SDN Mustikajaya VII,
Kota Bekasi dengan total 37 Guru. Sampel penelitian ini, yaitu 37 responden. Sumber data primer
yang diperoleh secara langsung yaitu melalui penyebaran kuesioner yang diisi langsung oleh guru
yang mengajar di SDN Mustikajaya III dan SDN Mustikajaya VII, Kota Bekasi tentang motivasi
kerja, budaya organisasi, dan kepuasan kerja. Berdasarkan analisis, motivasi kerja berpengaruh
signifikan dan positif terhadap kepuasan kerja guru. Hal ini dibuktikan oleh t-hitung (19.285) > t-tabel
(1,691) serta signifikansi (0,000) < 0,05. Selain motivasi kerja, budaya organisasi juga berperan positif
dan signifikan dalam menentukan kepuasan kerja guru. Hal ini dibuktikan melalui analisis statistik, di
mana t-hitung (3.831) > t-tabel (1.691) serta signifikansi (0,001) < 0,05, menunjukkan pengaruh yang
signifikan. Dengan kata lain, semakin baik budaya organisasi di sekolah, maka semakin tinggi pula
kepuasan kerja guru. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil pengujian koefisien determinasi
menunjukkan bahwa kontribusi motivasi kerja dan budaya organisasi yang berpengaruh pada
kepuasan kerja sebesar 96.3%. Hal tersebut berarti sebesar 96.3% dari variabel dependen (kepuasan
kerja) dapat dijelaskan oleh variasi dari variabel independen terdiri atas motivasi kerja dan budaya
organisasi yang dipengaruhi oleh faktor lain seperti kepemimpinan dan lingkungan kerja.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain