Manajemen S1
ANALISIS MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KACANG KEDELAI PADA CV. BUNGSENG JAYA
ABSTRAK
Dila Pebriani (41183402180046)
Analisis Manajeman Persediaan Bahan Baku Kacang Kedelai Pada CV. Bungseng Jaya
XII + 65 halaman + 8 tabel + 3 gambar + 1 grafik + 8 lampiran
Kata kunci: Metode EOQ, Manajeman Persediaan, Bahan Baku.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode manajeman persediaan bahan baku yang diterapkan pada CV. Bungseng Jaya, untuk menganalisis dan membandingkan kebijakan perusahaan dengan metode EOQ pada CV. Bungseng Jaya, untuk mengetahui metode yang paling efisien dalam manajeman persediaan bahan baku pada CV. Bungseng Jaya bersumber data pemakaian bahan baku tahun 2022 untuk dilakukan perhitungan dan analisis data menggunakan kebijakan perusahaan dan metode EOQ dibantu dengan program Ms. Excel.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian yang diperoleh adalah jumlah pembelian bahan baku menurut perusahaan sebesar 9.395,83 kg kg dengan frekuensi pembelian 12 kali dalam setahun dan biaya persediaan sebesar Rp. 7.075.000, sedangkan dengan menggunakan metode EOQ pembelian bahan baku sebesar 25.010,77 kg dengan frekuensi pembelian 5 kali dalam satu tahun dan biaya persediaan sebesar Rp. 4.658.325,88. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan persediaan bahan baku, metode EOQmemberikan saran kepada perusahaan untuk menyediakan persediaan pengaman sebesar 2.864,07 kg dan melakukan pemesanan bahan kembali saat bahan baku 3.177,26 kg. Dengan metode EOQ ini dapat menghindari terjadinya keterlambatan berjumlah penyediaan bahan baku, karena penyediaan bahan baku dapat dipastikan konstan dan sesuai lead time.
Secara umum, dapat ditarik kesimpulan bahwa metode EOQ lebih baik karena dapat meningkatkan efisiensi biaya diperusahaan dibandingkan dengan kebijakan perusahaan.
Daftar Pustaka : 30 (2004 - 2024)
Tidak tersedia versi lain