Manajemen S1
Pengaruh Enviromental,Social, dan Governance (ESG) terhadap Kinerja Perusahaan dengan Variabel Kontrol Financial Leverage dan Total Asset
Environmental, social, governance (ESG) menjadi tren dalam berinvestasi
beberapa tahun terakhir. Environmental, social, governance (ESG) merupakan sebuah
standar perusahaan dalam praktik investasi di mana mengintegrasikan dan
mengimplementasikan kebijakan perusahaannya sehinggga searah dengan konsep
environmental (lingkungan), social (sosial), dan governance (tata kelola).
Permasalahan ESG yang paling banyak menarik minat investor di Indonesia adalah isu
lingkungan (Enviromental), sedangkan isu sosial seperti kemiskinan dan kesetaraan
gender lebih sedikit disukai. Lingkungan(Enviromental) menjadi faktor terpenting
dalam ESG, karena investor individual umumnya familier dengan isu perubahan iklim
dan polusi udara.
Jenis metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif
dengan asosiatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang digunakan untuk
meneliti populasi dan sampel yang pengumpulan datanya berupa instrumen penelitian
serta analisis data yang bersifat statistik, yang bertujuan untuk menghasilkan hipotesis
yang akan digunakan. Metode asosiatif digunakan untuk mengetahui hubungan sebab
akibat antar variabel-variabel yang diteliti di mana sejalan dengan tujuan penelitian ini.
Hasil uji-t pada variabel ESG menunjukkan nilai probabilitas sebesar 0.0606.
Nilai tersebut lebih besar dari taraf signifikan 5% (0,05). Berdasarkan keputusan
tersebut, dapat diartikan bahwa pengungkapan environmental, social, dan
governance(esg) tidak berpengaruh signifikan Return on Asset. Hasil uji-t pada
variabel ESG menunjukkan nilai probabilitas sebesar 0,0453. Nilai tersebut lebih kecil
dari taraf signifikan 5% (0,05). Berdasarkan keputusan tersebut, dapat diartikan bahwa
pengungkapan environmental, social, dan governance berpengaruh positif terhadap
return on equity. Hasil uji-t pada variabel ESG menunjukkan nilai probabilitas sebesar
0.8370. Nilai tersebut lebih besar dari taraf signifikan 5% (0,05). Berdasarkan
keputusan tersebut, dapat diartikan bahwa pengungkapan environmental, social, dan
governance tidak berpengaruh signifikan terhadap tobins q.
Tidak tersedia versi lain