Manajemen S1
Analisis Waste Pada Aliran Proses Unloading Gudang Material dengan Pendekatan Lean Service Pada PT Mandom Indonesia Tbk. Factory 1.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penyebab pemborosan yang terjadi pada aliran proses unloading serta untuk memberikan solusi yang paling efisien untuk mengatasi permasalahan di PT Mandom Indonesia Tbk.
Metode yang digunakan adalah metode Waste Assessment Model (WAM), di mana proses ini terdiri dari tiga langkah yaitu Seven Waste Relationship (SWR), Waste Relationship Matrix (WRM), dan Waste Assessment Questionnaire (WAQ). Perhitungan efisiensi dan efektivitas dan fishbone diagram. Penggunaan metode ini sesuai dengan rumusan masalah penelitian ini yaitu WAM untuk memberikan penyebab pemborosan, efisiensi dan efektivitas untuk mengetahui apakah proses tersebut sudah efisien dan efektif, serta fishbone diagram digunakan untuk menganalisis penyebab dari pemborosan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang diperoleh dari data primer yang didapat langsung dari perusahaan dan data sekunder yang didapat dari sumber buku dan media lainnya
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 7 penyebab pemborosan yang terjadi pada proses unloading gudang material di PT Mandom Indonesia. Berdasarkan hasil pengelolaan dengan metode WAM, didapatkan peringkat untuk setiap penyebab waste yang terjadi yaitu motion 17,78%, overprocessing 17,75%, defect 15,07%, overproduction 14,91%, inventory 13,02%, waiting 12,30%, transportation 9,17%. dari ke 7 penyebab waste tersebut, yang paling dominan adalah motion 17,78%. Berdasarkan hasil fishbone diagram, penyebab yang paling dominan pada waste motion yaitu disebabkan oleh faktor material. Sehingga peneliti memberikan saran kepada PT Mandom Indonesia Tbk. agar material diberi tanda khusus.
Tidak tersedia versi lain