Manajemen S1
Analisis Implementasi Sistem Pengendalian Manajemen Mutu Mengacu ISO 9001:2015 terhadap Kerusakan Produk di PT Kayu Permata
ABSTRAK
Dina Widi Astuti (411834022000017) Analisis Implementasi Sistem Pengendalian Manajemen Mutu Mengacu ISO 9001:2015 terhadap Kualitas Produk di PT Kayu Permata xv + 134 halaman + 17 tabel + 15 gambar + 6 diagram + 9 lampiran Kata Kunci: ISO 9001:2015, Kualitas Produk, Pengendalian Manajemen Mutu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 berdasarkan hasil audit internal dan jenis kerusakan produk serta menganalisis faktor penyebab kerusakan produk di PT Kayu Permata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Statistical Quality Control (SQC) dengan alat bantu Seven QC Tools seperti Check Sheet, Diagram Pareto, dan Diagram Sebab Akibat. Penggunaan ketiga alat ini dikarenakan sesuai dengan rumusan masalah dalam penelitian ini di mana checksheet untuk mengetahui jumlah produksi, jenis defect, dan persentasenya. Diagram pareto digunakan untuk mengetahui varian defect dan dominansinya, dan diagram Sebab Akibat digunakan untuk menganalisis faktor penyebab defect. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang diperoleh dari data primer yang didapat langsung dari perusahaan dan data sekunder yang didapat dari sumber buku dan media lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kendala yang berkaitan dengan klausul 5, klausul 6, kalusul 7, dan klausul 8 dalam penerapan standar ISO 9001:2015 Berdasarkan hasil pengelolaan data menggunakan Check Sheet, jumlah produksi selama enam tahun yaitu 249.050 pcs dan jumlah reject sebanyak 1.327 pcs terdiri dari varian defect grepes, botak, delaminasi, under size, dan pecah. Dari kelima jenis defect, kerusakan yang paling dominan yaitu grepes sebanyak 424 pcs. Berdasarkan hasil diagram sebab-akibat, kerusakan dominan disebabkan oleh faktor material, manusia, metode, dan mesin sehingga peneliti memberikan saran kepada PT Kayu Permata untuk membeli material di atas standar perusahaan, memberikan training dan pelatihan khusus bagi karyawan, memastikan metode yang digunakan selama proses produksi sesuai, serta rutin melakukan maintenance mesin sesuai jadwal yang ditetapkan.
Daftar Pustaka: 48 (2003-2024)
Tidak tersedia versi lain