Manajemen S1
Prediksi Financial Distress Menggunakan Model Springate Dan ZMIJEWSKI Pada Perusahaan BUMN Jasa Infrastruktur Yang Terdaftar Di BEI Periode 2017-2021
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan signifikansi, koefisien determinasi, dan akurasi antara model Springate dengan Zmijewski dalam memprediksi Financial Distress pada perusahaan BUMN Jasa Infrastruktur yang terdaftar di BEI pada periode 2017-2021. Merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan 35 sampel data keuangan dari 7 perusahaan yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling.
Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan rasio keuangan masing-masing sampel. Rasio keuangan tersebut kemudian digunakan sebagai proksi dari kedua model prediksi. Selanjutnya, menghitung model prediksi Financial Distress untuk setiap sampel. Setelah skor masing-masing model diperoleh, kemudian menguji penyebaran data dengan uji normalitas, setelah data terdistribusi dengan normal kemudian dilakukan uji paired sample t-test guna mengetahui ada atau tidaknya perbedaan dari kedua model. Selanjutnya melakukan analisis koefisien determinasi guna mengetahui sumbangan efektif masing-masing proksi terhadap model Springate dan Zmijewski. Terakhir, menghitung tingkat akurasi tiap model.
Hasil dari penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa untuk melakukan prediksi kondisi Financial Distress terhadap perusahaan-perusahaan yang memiliki gejala seperti perusahaan BUMN Jasa Infrastruktur yang terdaftar di BEI pada periode 2017-2021 lebih baik menggunakan model Springate. Karena, dalam penelitian ini, hasil prediksi model Springate terdistribusi normal dan proksi yang digunakan berpengaruh signifikan, serta menghasilkan tingkat akurasi 97,14% dengan Error Type I 2,94%.
Tidak tersedia versi lain