Manajemen S1
Pengendalian Total Quality Manajemen dengan Pendekatan Zero Defect Pada Perusahaan PT Sarana Utama Adimandiri
Penerapan Total Quality Manajemen adalah suatu usaha yang dilakukan agar meminimalisir terjadinya suatu pemborosan yang disebabkan oleh menurunnya tingkat kualitas pada suatu produk. Perusahaan dapat meminimalisir pemborosan dengan menggunkan zero defect (cacat nol) dengan cara menganalisis kecacatan yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah produk cacat pada produksi support mesin serta untuk mewujudkan efisiensi pada proses produksi.
Dengan memberikan rencana perbaikan terhadap penyebab terjadinya pemborosan pada saat proses produksi berlangsung dalam meningkatkan efisiensi pada saat proses produksi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendeketan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode statistical process control (SPC). Dalam mengidentifikasi penyebab defect menggunkan tool dari SPC yaitu diagram P-Chart, diagram Pareto, diagram Fishbone.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa terjadinya kecacatan yang melebihi batas standar. Kecacatan yang terjadi pada proses produksi berlangsung memiliki rata-rata produk cacat pada tahun 2022 yaitu sebesar 13,09%. sementara rata-rata standar toleransi Defect yang diperusahaan Sarana Utama Adimandiri hanyalah Sebesar 12,24%
Tidak tersedia versi lain