Manajemen S1
analisis pelaksanaan quality control yang efektif guna mengurangi jumlah penurunan kerusakan produk pada pt ace oldfields
ABSTRAK
Dwi Apriyani (41183402160153)
Analisis Pelaksanaan Quality Control Yang Efektif Guna Mengurangi Jumlah Penurunan Kerusakan Produk (Studi Kasus pada PT Ace Oldfields) v + 80 Halaman + 9 Gambar + 6 Tabel + 10 Lampiran Kata kunci: Quality Control, P-Chart, Diagram Paretto, Diagram Fishbone, PT Ace Oldfields
Berbagai program dilakukan perusahaan untuk menjamin kualitas produk sehingga dapat menghasilkan produk yang baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan, akan tetapi masih saja terdapat produk yang kualitasnya buruk, seperti bulu rontok, ferrul yang lancip, penulisan label miring. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan quality control, mengetahui seberapa besar tingkat Rework/reject dan mengetahui faktor-faktor dominan yang mempengaruhi terjadinya Rework/reject pada pembuatan kuas.
Pengajuan dilakukan dengan analisis dari tim QC dan menganalisis produk yang dilakukan dengan menggunakan alat bantu statistik berupa diagram pareto, pchart (peta kendali p) dan diagram sebab akibat. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Data sekunder diperoleh dari perusahaan yang terkait. Untuk mendukung data sekunder maka diperlukan data primer melalui observasi dan wawancara langsung dengan staf produksi.
Ja l di ha l sil dalri perhitungaln dialta l s ya l itu: P = 0,0006 sedalngka l n jumlalh salmpel
(n) a l da l la l h 3.851.209 da l n nilali ba l ta l s a l ta l s (UCL) sebesalr 0,00063, balta l s balwalh (LCL) sebesa l r 0,00056 daln stalnda l r devialsi (Sp) sebesalr 0,000012. Pada faktor manusia disebabkan karena karyawan yang tidak sesuai dengan standar operasional perusahaan dan adanya penerimaan karyawan baru pada bagian produksi, kerusakan terjadi karena belum adanya pelatihan. Kemudian disebabkan pada faktor material dimana bahan baku lemnya tergantung pada faktor cuaca yang bisa menyebabkan lem menjadi cair atau beku. Dan faktor mesin dikarenakan adanya kerusakan mesin dan kurangnya perawatan rutin. Dimana faktor yang dominan disebabkan pada manusia.
Daftar Pustaka : 26 (2000-2018)
Tidak tersedia versi lain