Manajemen S1
ANALISIS PENERAPAN LAYOUT PADA FASILITAS PRODUKSI PT DAIKIN MANUFACTURING INDONESIA
Herman Kusnadi (41183402150010)
Analisis Penerapan Layout Pada Fasilitas Produksi PT Daikin Manufacturing Indonesia
XIII + 94 halaman + 10 tabel + 3 diagram + 12 gambar + 9 lampiran.
Kata kunci : Analisis layout dengan metode line balancing.
Tujuan penelitian ini adalah menerapkan layout fasilitas dan menerapkan line balancing untuk menentukan efisiensi serta memberikan evaluasi terkait penerapan layout pada PT Daikin Manufacturing Indonesia. Metode penelitian yang menggunakan penelitian deskritif kualitatif, yaitu menuturkan, menafsirkan data yang ada, pelaksanaanya melalui pengumpulan data, penyusunan, analisis dan interpretasi data terhadap objek yang diteliti.
Pada PT Daikin Manufacturing Indonesia terbagi 8 tahap dengan 3 stasiun kerja pada proses produksi yaitu: Shearing, PVC Alu Cutting, Drill, Assy Frame, Insert Metal, PU Injection, Cleaning & Drill dan EPDM. Proses produksi menggunakan siklus kerja 47 menit dengan 3 stasiun kerja besarnya penundaan mencapai 36,17% dan tingkat efisiensi sebesar 63,83%. Sedangkan dengan menggunakan waktu siklus 46,67 menit dengan 3 stasiun kerja dengan besar penundaan mencapai 35,71% dan tingkat efisiensi yang dihasilkan sebesar 64,29%. Untuk 2 stasiun kerja dengan menggunakan waktu siklus 47 menit besar penundaan adaalah 4,26% dan tingkat efisiensi yang dihasilkan sebesar 95,74%. Sedangkan menggunakan waktu siklus 46,67 menit besarnya penundaan mencapai 3,57% dan tingkat efisiensi sebesar 96,43%.
Dari hasil diatas menunjukan tingkat efisiensi yang maksimum yang dicapai yaitu 2 stasiun kerja dengan waktu siklus produksi 46,67 menit dengan tingkat penundaan sebesar 3,57% dan tingkat efisiensi sebesar 96,43%.
Daftar Pustaka: 23 (2001-2019)
Tidak tersedia versi lain