Manajemen S1
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi Pada PT Kayaba Indonesia
ABSTRAK
Mety Dwi Lutfiani (41183402150193)
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shiitsuke)
Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi Pada PT Kayaba Indonesia
Xiii + 100 halaman + diagram +
Tabel +
Lampiran
Kata Kunci : Lingkungan Kerja, Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke, dan
Produktivitas Kerja
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja dan
Budaya 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) terhadap produktivitas kerja
karyawan bagian produksi PT Kayaba Indonesia, untuk mengetahui pengaruh
lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi PT Kayaba
Indonesia,
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT Kayaba Indonesia. Sampel
penelitian sebanyak 60 responden. Analisis data menggunakan regresi berganda
dengan program Statistical Product and Service Solution (SPSS).
Dari penelitian ini jika diuji secara parsial variabel yang berpengaruh terhadap
produktivitas kerja adalah Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke dan Lingkungan
Kerja. Hal ini disebabkan nilai variable dengan tingkat α = 5% pada signifikansi p <
0,05 yaitu 0,000 dan nilai t hitung > t tabel. Pada penelitian ini diperoleh persamaan
regresi berganda Y = 0,071 + 0,204 X 1 + 0,139 X 2 + 0,181 X 3 + 0,145 X 4 + 0,136 X 5 +
0,167 X 6.. Jika ditinjau secara simultan pengaruh Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke
dan Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan
PT Kayaba Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan hasil Anova (Uji F) diperoleh F hitung
= 257,844 dengan tingkat signifikan 0,000 : p < 0,05. Besarnya pengaruh atau
kontribusi dari variabel Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke dan Lingkungan Kerja
terhadap produktivitas kerja karyawan PT Kayaba Indonesia sebesar 0,967 atau 96,7%
sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
misalnya faktor komunikasi, sikap kerja, dan hubungan tenaga kerja.
Tidak tersedia versi lain