Perpustakaan Fakultas Ekonomi UM Indonesia

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Absen Area
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Manajemen S1

Pengelolaan Mutu Pada Proses Pemeliharaan Mesin Injection Molding di PT Mattel Indonesia

Hidayat, Sidiq Syamsul - Nama Orang;

Sebagai perusahaan multinasional yang meproduksi mainan untuk dikirim ke berbagai negara, pemeliharaan sangat penting dalam sebuah perusahaan agar proses produksi berjalan lancar. PT Mattel Indonesia saat ini sedang menghadapi permasalahan pada proses pembuatan plastic molded part yaitu beberapa mesin Injection Molding belum dapat memenuhi produksi karena tingginya downtime yang terjadi. Sehingga mengalami keterlambatan dan tidak bisa memenuhi permintaan dari bagian perakitan (final assembly). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kegiatan pemeliharaan dan menentukan faktor yang memiliki kontribusi besar terhadap tingginya downtime pada mesin Injection Molding PT Mattel Indonesia, kemudian pemberian saran untuk perbaikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang menggambarkan hasil data apa adanya mengenai fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, studi literatur, dan Focus Group Discussion (FGD). Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan Total Productive Maintenance (TPM), dimulai dengan mengidentifikasi masalah utama melalui analisa dan perhitungan nilai OEE Mesin dan Six Big Losses serta alat mutu Diagram Fishbone. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai OEE mesin sebesar 71,74% dari standar nilai OEE untuk kelas dunia adalah 85%. Sedangkan dari faktor Six Big Losses yang paling berpengaruh adalah faktor kerusakan mesin yaitu sebesar 40,27% dari total keseluruhan. Nilai tersebut menunjukan adanya ruang untuk dilakukan perbaikan (improvement). Dari hasil analisa fishbone faktor manusia memiliki kontribusi paling besar terhadap kerusakan mesin. Saran perbaikan yang direkomendasikan yaitu pelatihan untuk operator dan teknisi maintenance, penjadwalan pemeliharaan preventif untuk mesin-mesin sudah tua dan sering berpotensi mengalami kerusakan.

Kata kunci: Pemeliharaan, Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, six big losses, injection molding, Downtime,, Fishbone.


Ketersediaan
#
MANAJEMEN R 084 HID p
084MJN2021
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
R 084 HID p
Penerbit
: .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2021
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Manajemen Operasional
Info Detail Spesifik
41183402140012
Pernyataan Tanggungjawab
Joko Pramono Ir. M.Si
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Pengelolaan Mutu Pada Proses Pemeliharaan Mesin Injection Molding di PT Mattel Indonesia
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Ekonomi UM Indonesia
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Indonesia menyediakan akses koleksi buku, jurnal, dan karya ilmiah untuk mendukung pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat sivitas akademika Fakultas Ekonomi.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?