Manajemen S1
Analisis Pola Produksi Dalam Upaya Meminimalisasi Biaya Produksi Pada CV Nanik Catering
ABSTRAK
Muhammad Ivan Nursyafrie (41183402170139)
Analisis Pola Produksi dalam Upaya Meminimalisasi Biaya Produksi pada CV Nanik Catering
xiii +101 halaman + 22 tabel + 3 gambar + 10 Lampiran + 2021
Kata kunci: Pola Produksi, Incremental Cost
Penelitian ini dilakukan di CV Nanik Catering, data yang diperoleh adalah berupa data kuantitatif, yaitu data yang dinyatakan dalam angka-angka. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah forecasting dengan metode least square kemudian hasil dari forecasting akan dianalisis dengan incremental cost. Hasil dari perhitungan beberapa pola produksi dalam analisis incremental cost akan dipilih yang memiliki total incremental cost yang berjumlah paling rendah
Berdasarkan analisis data data yang telah disusun maka ditarik kesimpulan bahwa (i) hasil ramalan penjualan snack dari masing-masing pola produksi untuk tahun 2021 adalah untuk Pola Produksi Konstan triwulan I = 3.600,19 unit, triwulan II = 3.007,03 unit, triwulan III = 3.005,60 unit, triwulan IV = 2.855,66 unit, untuk Pola Produksi Bergelombang triwulan I = 4.452,6 unit, triwulan II = 3.000 unit, triwulan III = 2.901,5 unit, triwulan IV = 3.455,4 unit, untuk Pola Produksi moderat triwulan I = 3.979,26 unit, triwulan II = 3.149,92 unit, triwulan III = 2.909,38 unit, triwulan IV = 3.052,87 unit, (ii) dari ketiga alternatif pola produksi yang ada, pola produksi bergelombang memiliki biaya tambahan atau incremental cost terendah yaitu Rp 23.860.000 sedangkan pola produksi konstan memiliki biaya tambahan sebesar Rp 58.540.241,9 dan pola produksi moderat sebesar Rp 24.989.217,1. (iii) penentuan pola produksi suatu perusahaan dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi antara lain: pola penjualan, pola biaya dan kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan.
Dari hasil analisis CV Nanik Catering sebaiknya melakukan analisis tingkat persediaan yang optimal. Hasil perhitungan menunjukan jumlah persediaan yang optimal untuk dua minggu kedepan adalah 742,1 unit, sehingga perusahaan dapat menghemat biaya simpan sebesar Rp. 137.269.
Tidak tersedia versi lain