Manajemen S1
Pengaruh Stres Kerja dan Kepuasasan Kerja Terhadap Turnover Intention Karyawan pada PT Karunia Berlian Makmur
ABSTRAK
Adi Sucipto (41183402140016)
Pengaruh Stres Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan pada PT Karunia Berlian Makmur.
xiii + 107 halaman + 23 tabel + 1 diagram + 2 grafik + 12 lampiran
Kata Kunci : Stres, Kepuasan, Turnover Intention
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap turnover intention karyawan. Responden penelitian adalah karyawan marketing area PT Karunia Berlian Makmur yang berjumlah 100 karyawan.
Berdasarkan hasil kuesioner yang telah diolah dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS 25.0, diperoleh persamaan regresi Y = 14,459 + 0,215x1 + 0,431x2. Hasil uji F yang dihasilkan variabel stres kerja dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap turnover intention karyawan PT Karunia Berlian Makmur. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan hasil F hitung 36,755 > F tabel 3,09, dengan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05. Maka, Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, stres kerja dan kepuasan kerja memengaruhi turnover intention karyawan PT Karunia Berlian Makmur sebesar 36,755. Hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa stres kerja (X1) berpengaruh positif terhadap turnover intention karyawan PT Karunia Berlian Makmur yang dibuktikan dengan b1 = 0,215, hasil t hitung = 3,568 > t tabel 1,6607, serta nilai signifikansi = 0,001 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, stres kerja berpengaruh positif terhadap turnover intention sebesar 3,568. Kepuasan kerja (X2) berpengaruh positif terhadap turnover intention karyawan PT Karunia Berlian Makmur yang dibuktikan dengan b2 = 0,413, hasil t hitung b2 = 5,329, serta nilai signifikansi = 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap turnover intention karyawan PT Karunia Berlian Makmur sebesar 5,239.
Hasil koefisien determinasi (R square = kd) sebesar 0,431 atau 43,1% yang termasuk ke dalam kategori sedang. Sisanya 56,9% (100 - 43,1%) dipengaruhi oleh variabel lain seperti K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), lingkungan kera, produktivitas kerja, dan lain sebagainya.
Daftar Pustaka : 2006 – 2020
Tidak tersedia versi lain