Akuntansi S1
Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Pertumbuhan Ekonomi, Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai ( Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Di Kota Bekasi )
stephanie syarifah zamzam(41183403160071) xiii+83 halaman+11 tabel+1 gambar+2020+10 lampiran
kata kunci: inflasi, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi, jumlah pengusaha kena pajak, penerimaan pajak pertambahan nilai
penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi, dan jumlah pengusaha kena pajak terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai. penelitian dilakukan pada kantor pelayanan pajak di kota bekasi.
metode penelitian memakai analisis regresi linier berganda. populasi yang digunakan adalah kantor pelayanan pajak yang wilayah kerjanya berada di kota bekasi periode tahun 2016 sampai dengan 2018. sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 36 data dengan teknik pengambilan sampling jenuh. penelitian yang digunakan berupa studi time series dengan unit data bulanan. data diolah menggunakan SPSS (statistical product and service solution) versi 25.
secara umum dapat disimpulkan bahwa inflasi, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi, dan jumlah pengusaha kena pajak secarabersama-sama berpengaruh terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai. sedangkan secara individual, jumlah pengusaha kena pajak berpengaruh positif signifikan terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai, sedangkan variabel inflasi, nilai tukar rupiah, dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai. penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah sampel dan variabel independen lainnya.
daftar pustaka:35 (2008-2019)
Tidak tersedia versi lain