Manajemen S1
Pengaruh Lingkungan Kerja, Stres, Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Pada Perum Jasa Tirta II ( Unit Wilayah I )
Pengaruh Lingkungan Kerja, Stres Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja pada Perum Jasa Tirta II (Unit Wilayah I)
xiv + 162 halaman + 26 tabel + 6 diagram+ 17 lampiran + 2020
Kata kunci: lingkungan kerja, stres kerja, budaya organisasi, kepuasan kerja
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja, stres kerja dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Perum Jasa Tirta II. Populasi pada penelitian ini adalah karyawan yang bekerja pada Perum Jasa Tirta II.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan diperoleh dari kuesioner yang diberikan pada karyawan Perum Jasa Tirta II sejumlah 35 responden. Untuk analisis data menggunakan uji statistik dan perhitungan menggunakan analisis regresi berganda yang dihitung dengan menggunakan program Statistic Product and Service Solution (SPSS).
Berdasarkan jawaban kuesioner yang telah diolah dengan SPSS 25.0 diperoleh hasil regresi berganda Y = 33,398 + 0,554x1 – 1,0692 x2 + 0,621x3 + e, sedangkan hasil uji F(secara simultan) diperoleh variabel lingkungan kerja, stres kerja dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil ini dibuktikan dengan hasil anova (uji F) diperoleh angka F hitung = 12,986 dengan angka signifikan 0,000 lebih kecil dari standar error yang ditetapkan 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, lingkungan kerja, stres kerja dan budaya organisasi memengaruhi kepuasan kerja karyawan sebesar 12,986. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung untuk konstanta (3,007) dengan tingkat signifikan 0,005 lebih kecil dari standar error yang ditetapkan 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Pada koefisien regresi lingkungan kerja sebesar 5,206 dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari standar error yang ditetapkan 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Pada koefisien regresi stres kerja sebesar -2,447 dengan signifikansi 0,020 lebih kecil dari standar error yang ditetapkan 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Pada koefisien regresi budaya organisasi sebesar 2,280 dengan signifikansi 0,030 lebih kecil dari standar error yang ditetapkan 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima.
Dari perhitungan secara statistik angka koefisien determinasi (Adjusted R Square) = 0,514 berarti pengaruh lingkungan kerja, stres kerja dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Perum Jasa Tirta II sebesar 51,4% sedangkan sisanya 48,6% (100-51,4%) dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti keterikatan kerja, beban kerja dan kepemimpinan.
Daftar Pustaka: 37 ( 2011-2020)
Tidak tersedia versi lain