Manajemen S1
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Akhir Dengan Pendekatan Statistical Quality Control (SQC) Dalam Upaya Menekan Tingkat Kerusakan Produk Pada PT Braja Mukti Cakra
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengendalian kualitas di PT Braja Mukti Cakra dalam upaya menekan tingkat kerusakan produk dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kerusakan pada produk yang diproduksi PT Braja Mukti Cakra.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistical quality control (SQC) dengan alat bantu statistik seven tools beruapa cheek sheet, histogram, diagram pareto, diagram tebar, diagram alir, peta kendali, dan diagram sebab akibat. jenis penelitian ini mengunakan metode kualitatif. sumber data diperoleh dari data primer yang didapat langsung dari perusahaan dan data sekunder yang didapat dari sumber buku dan media lainnya.
Hasil penelitian ini diketahui bahwa dalam pelaksanaan pengendalian kualitas produk akhir pada PT Braja Mukti Cakra masih berada pada batas kendali, yang dapat dilihat dari hasil perhitungan p-chatrt (peta kendali) sebagai berikut; besarnya rata-rata kerusakan produk pada tahun 2018 sebesar 0,001, besarnya nilai koefisien standar deviasi yakni sebesar 0,000235, besarnya batas atas atau upper control limit (UCL) yakni sebesar 0,001705, dan besarnya batas bawah atau lower control limit (LCL) yakni sebesar 0,000295, berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kerusakan produk akhir disc brake masih berada pada batas kendali namun meski sudah cukup baik bukan berarti kerusakan yang telah terjadi tidak secepatnya tidak ditangani dan dicari tahu penyebabnya guna meminimalisir kerusakan yang terjadi diproduksi selanjutnya. kemudian dari hasil diagram sebab akibat faktor penyebab kerusakan produk disc brake disebabkan oleh faktor manusia, metode, material, mesin, dan lingkungan. faktor yang paling dominan disebabkan oleh faktor manusia dan faktor metode karna masih adanya pekerja yang kurang teliti dan kurang memahami metode yang baik, sehingga peneliti memberikan usulan kepada PT Braja Mukti Cakra untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan khusus kepda karyawan dan menjalankan SOP yang telah ditetapkan guna meminimalisir kerusakan produk.
Tidak tersedia versi lain