Akuntansi S1
Analisis Faktor - faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Bagi Hasil Mudharabah Dengan Pembiayaan Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada Bank Umum Syariah yang Terdaftar di Bank Indonesia Periode 2103-2017)
Ade Qutrotul Labaniah (41183403150071)
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Bagi Hasil Mudharabah Pada Bank Umum Syariah Periode 2013-2017.
XIII + 93 Halaman + 8 Tabel + 6 Gambar + 1 Grafik + 2019 + 10 Lampiran
Kata kunci: FDR, NPF, CAR, DPK, Inflasi, Pembiayaan, dan Tingkat bagi hasil Mudharabah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat bagi hasil mudharabah pada bank umum syariah periode 2013-2017. Jenis penelitian ini kuantitatif data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan Bank Umum Syariah (BUS) dengan jumlah populasi sebanyak 11 BUS yang terdaftar di Bank Indonesia, dan jumlah sampel sebanyak 9 BUS yang telah memenuhi kriteria, dimana 3 BUS milik pemerintah dan 6 BUS milik swasta yang beroperasi di Indonesia, yang menyediakan laporan keuangan per tahun.
metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SEM SmartPLS Versi 2.0. Berdasarkan uji t statistik yang dilakukan dengan proses bootstrapping menyimpulkan bahwa FDR, NPF, CAR, dan DPK berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat bagi hasil mudharabah. Sedangkan inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat bagi hasil mudharabah. Selain itu hasil uji tersebut menyimpulkan bahwa pembiayaan sebagai variabel moderating dapat memoderasi NPF, CAR, DPK, dan Inflasi terhadap tingkat bagi hasil mudharabah. Sedangkan pembiayaaan tidak dapat memoderasi pengaruh FDR terhadap tingkat bagi hasil mudharabah. Dari hasil uji R Square menyimpulkan bahwa pada pembiayaan sebagai moderating variabel sebesar 0,116297 yang berarti dalam menjelaskan FDR, NPF, CAR, DPK dan Inflasi terhadap Pembiayaan sebesar 11,6%, sedangkan 88,4% dijelaksan variabel lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini. R Square untul variabel dependen tingkat bagi hasil mudharabah sebesar 0,231157 yang artinya dalam menjelaskan FDR, NPF, CAR, DPK dan Inflasi terhadap tingkat bagi hasil mudharabah sebesar 23,1% sedangkan 76,9% dijelaskan pada variabel lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini.
Tidak tersedia versi lain