hasil penelitian dapat diketahui bahwa pembelian bahan baku sekali pesan menurut kebijakan perusahaan sebesar 20731, sedangkan menurut metode EOQ pembelian bahan baku sekali pemesanan sebesar 227635 dan total biaya persediaan pada mnetode MRP sebesar RP 214.624.800 sedangkan pada EOQ sebesar Rp141.299.728 sehingga terdapat selisih sebsar Rp 73.325.072 yang berarti lebih murah dari MRP